Buku Ke 8 Ustaz Zulkifli Telah Di Publikasi

Aceh Utara: Ustaz Zulkifli merupakan salah seorang guru di MTsN 6 Aceh Utara, beliau mengajar di madrasah setempat sejak tahun 2003.

Beliau menyelesaikan pendidikan Strata Satu di STAIN Malikussaleh Lhokseumawe dan pendidikan Strata Duanya di IAIN Lhokseumawe.

Ustaz Zulkifli merupakan penulis produktif, bahkan beliau sudah menulis ratusan opini diberbagai media, baik media cetak maupun media online.

Sejak tahun 2015, beliau telah menulis buku, yaitu sejak beliau menempuh pendidikan non gelar di Sekolah Demokrasi Aceh Utara yang di kepalai bapak Edi Fadil, SH.

Buku pertama beliau berjudul Islam dan Dinamika Demokrasi di cetak di Bandar Publishing Banda Aceh, kemudian buku Negeri Sering Kering tahun yang sama. Buku ini merupakan kumpulan tulisan siswa SDAU angkatan IV.

Buku ketiga beliau adalah berjudul Pengembangan Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dicetak oleh Moslem Education Centre pada tahun 2017, dan ini merupakan buku yang di tulis oleh seluruh mahasiswa Pascasarjana IAIN Lhokseumawe Prodi PAI, yaitu PAI angkatan pertama di Institut tersebut.

Buku keempat, lima dan keenam merupakan buku yang berjudul Panduan Pembelajaran Informatika/Teknologi Informasi & Komunikasi Untuk MTs/SMP, kelas VII, VIII dan IX, dicetak oleh Rumoh Aceh Banda Aceh tahun 2020. Yaitu tiga buku untuk tiga tingkat kelas.

Buku ketujuh beliau berjudul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Tunagrahita, yaitu cetakan Rumoh Aceh tahun 2020.

Sedangkan buku kedelapan beliau berjudul Ide Membangun Bangsa Dengan Menulis, merupakan buku cetakan Bandar Publishing Banda Aceh tahun 2021.

Menurut beliau, beliau juga sedang menulis beberapa buku lain, yang entah bisa kelar tahun 2021 ini atau tidak. Namun menurut komitmen yang disampaikan, bahwa beliau akan mencetak satu buku untuk satu tahunnya.

“Sesungguhnya cinta yang hakiki adalah cinta yang ketika berdetak begitu kuat, maka membuka laptop dan menulisnya, sehingga cinta itu utuh dan dapat dilihat dalam bentuk buku, itulah cinta yang hakiki didunia ini, yaitu cinta yang langsung ada buktinya, bukan sekedar ucapan tak pasti”, ungkap ustaz Joel Buloh (panggilan dekat beliau).