Keluarga Besar MTsN 6 Aceh Utara Kunjungi Rumah Guru dan Murid Yang Musibah Kebakaran

Aceh Utara: Keluarga besar MTsN 6 Aceh Utara berta’ziah kerumah korban kebakaran di Keude Buloh Blang Ara Kec. Kuta Makmur Kab. Aceh Utara yang terjadi pada sore Rabu, 5 Juni 2024, kunjungan tersebut dikunjungi pada hari ini Sabtu, 6 Juni 2024.

Kunjungan tersebut langsung dihadiri oleh kepala MTsN 6 Aceh Utara bapak M. Sufyan, S.Pd.I, M.Kom.I, Waka Humas ibu Syafrida Hanim, S.Pd, Ka Tu bapak Nasa’i, SE dan beberapa guru lain yang tidak sedang bertugas dalam kegiatan ekstrakurikuler di madrasah.

Musibah kebakaran tersebut meninggalkan rasa duka bagi seluruh korban kebakaran, khususnya bagi guru kami ibu Dra. Ruqiah dan 2 siswa kami atas nama Farah Umaina dan Muhammad Najwan Dzaki.

Ibu Dra. Ruqiah guru MTsN 6 Aceh Utara termasuk salah seorang rukonya yang menimpa musibah kebakaran, walau tidak begitu parah dengan yang lain, namun semua peralatan di ruko bagian tengah habis dilalap sijago merah dan sedikit dibagian tingkat 2. Seandainya ruko beliau bukan permanen mungkin juga sama nasibnya dengan ruko yang lain. Alhamdulillah Allah masih menyelamatkannya.

Ruko milik orang tua Farah Umaina dan orang tua Muhammad Najwan Dzaki siswa MTsN 6 Aceh Utara habis ludes dilalap sijago merah, hanya meninggalkan puing-puing yang semuanya telah menjadi abu.

Farah Umaina merupakan siswa kelas IX yang Senin depan 10 Juni 2024 termasuk dalam sidang kelulusan.

Menurut info yang kami dapatkan setelah wawancara dengan orang tua Farah Umaina, semua barang pribadi dan usaha jualan kue nya habis ludes terbakar, hanya menyisakan baju yang sedang diapakai serta baju yang sedang dijemur.

Sedangkan ruko milik orang tua Muhammad Najwan Dzaki siswa kelas VII juga semua isinya ludes, namun ruko tersebut hanya dipergunakan untuk jualan saja.

Musibah kebakaran yang terjadi sore Rabu tersebut membekas luka bagi guru, siswa dan keluarga besar MTsN 6 Aceh Utara.

Kami yakin, setiap musibah yang Allah berikan adalah sebagai awal untuk Allah naikkan derajat hambanya disisi Allah Swt dan semoga Allah mengantikannya dengan yang lebih baik.

Kepada seluruh masyarakat, mohon doakan kesabaran kepada kami, sehingga kami ikhlas atas ketentuan Allah.