Karena iklas itu bukan hanya tentang menerima ketentuan. Tapi memilih bertahan dengan satu pilihan sembari meminta agar segala yang buruk tentangnya segera dijadikan baik. Sampai ujung nafaspun jangan sedekahkan amalmu yg sedikit hanya untuk segunung dosanya karna su’uzhan. Selagi dia masih sanggup tanggung baik buruknya, tetap biarkan apapun yg ingin di sanggupi. Toh, dia juga yg menjawab semuanya dihadapan rabnya kan. Jadi, jadilah baik tanpa mencoba percikkan setitik kesalahan bodoh dengan su’uzhan pada yang lain